Kontranews.id – Kontingen Institut Karate-Do Indonesia (INKAI) Kabupaten Luwu Timur mencatat hasil positif dalam kejuaraan karate dengan mengoleksi 8 medali emas dan 2 perak.
Raihan tersebut menjadi hasil dari penampilan sejumlah karateka binaan INKAI Luwu Timur, mulai dari kelompok usia dini, pemula, hingga junior.
“Raihan 8 emas dan 2 perak ini tentu menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pembinaan atlet,” ujar Arman.
Dari Dojo SMKN 1 Luwu Timur, sejumlah karateka yang turun pada kelompok junior usia 16-17 tahun berhasil membawa pulang medali.
Aulia Jessica meraih emas pada nomor kata perorangan putri. Medali emas juga diraih Alfira Kamsa.
Pada nomor kata perorangan putra, Haikal turut menyumbangkan emas bagi kontingen INKAI Luwu Timur.
Komang Rahayu juga meraih emas pada nomor kata perorangan putri. Ia kemudian kembali menyumbangkan emas pada nomor kata beregu bersama Aulia Ramadhani dan Sarti.
Sementara itu, prestasi dari kelompok usia dini dan pemula datang dari Dojo Batara Guru.
Pada nomor kata perorangan putra usia dini 8-9 tahun, Andi Al-Quds Filistin MS, siswa SD IT Insan Rabbani, berhasil meraih emas.
Di kelas pra-pemula usia 10-11 tahun, Muh. Fathur Hajar yang juga merupakan siswa SD IT Insan Rabbani meraih medali emas.
Dua karateka dari SDN 238 Mallaulu, Azzam Rajmal Maulana dan A. Muhammad Zaki Darajat M, masing-masing meraih medali perak.
Kemudian pada kelas pemula usia 12-13 tahun nomor kata perorangan, Muh. Fathir Hajar, siswa SMP Negeri 1 Malili, kembali menyumbangkan medali emas.
Arman mengatakan, hasil tersebut menunjukkan pembinaan karate di Luwu Timur sudah berjalan di sejumlah kelompok usia.
“Yang penting bukan hanya medalinya. Anak-anak juga mendapat pengalaman bertanding dan tahu apa yang harus diperbaiki setelah mengikuti kejuaraan,” katanya.
Ia berharap hasil tersebut menjadi penyemangat bagi karateka muda lainnya untuk lebih rajin berlatih dan berani mengikuti pertandingan.
Arman juga mengapresiasi pelatih, orang tua serta pihak-pihak yang selama ini mendukung para atlet dalam menjalani latihan dan pertandingan.
Menurutnya, pembinaan atlet usia dini perlu terus dilakukan agar Luwu Timur memiliki regenerasi karateka yang dapat diandalkan pada kejuaraan berikutnya.
Dengan torehan 8 emas dan 2 perak, INKAI Luwu Timur membawa pulang hasil positif sekaligus menambah pengalaman bagi para atlet mudanya.





