Kontranews.id – Pemerintah Kota Makassar terus membenahi pelaksanaan Car Free Day (CFD) Boulevard agar semakin tertata, bersih, dan nyaman bagi masyarakat.

Evaluasi dilakukan untuk mencari keseimbangan antara kebutuhan warga berolahraga dengan aktivitas pelaku UMKM yang turut menggeliat di kawasan CFD setiap akhir pekan.

Di bawah arahan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, Pemkot Makassar menegaskan penataan CFD Boulevard bukan berarti membatasi aktivitas masyarakat maupun melarang pedagang mencari nafkah.

Sebaliknya, pembenahan dilakukan melalui pengaturan zona agar setiap aktivitas memiliki ruang yang jelas dan tidak saling mengganggu.

Jalur olahraga, termasuk area lari, jalan kaki, dan sepeda, menjadi salah satu perhatian utama.

Jalur tersebut diupayakan tetap steril dari lapak pedagang maupun kendaraan bermotor sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih aman dan nyaman.

Sementara itu, pelaku UMKM tetap disiapkan ruang khusus untuk berjualan. Penataan zona diharapkan membuat aktivitas ekonomi tetap berjalan tanpa mengganggu fungsi utama CFD sebagai ruang publik untuk olahraga dan rekreasi.

Pengawasan dan evaluasi juga melibatkan lintas instansi, mulai dari pihak kecamatan, kelurahan, Dinas Perhubungan, dinas terkait, pengelola CFD hingga perwakilan UMKM.

Dengan pola tersebut, tanggung jawab menjaga ketertiban, kebersihan, dan kenyamanan kawasan tidak hanya dibebankan kepada satu pihak.

Pemkot Makassar pun menegaskan bahwa UMKM tidak dilarang, melainkan ditata.

Targetnya, masyarakat tetap leluasa berolahraga, pedagang tetap memperoleh ruang usaha, sementara kawasan CFD tetap bersih dan tertib.

Ketua Forum Pedagang CFD Boulevard, Enre, mengatakan pihak pengelola terus melakukan evaluasi, pengawasan, dan pembenahan terhadap pelaksanaan CFD Boulevard Makassar.

Suasana CFD Boulevard Makassar. Bagian kiri: tampak ramai warga yang beraktivitas di kawasan CFD. Bagian tengah: pengelola sedang memberikan arahan langsung di lokasi. Bagian kanan: sejumlah bak sampah baru telah disiapkan demi menjaga kebersihan kawasan. (Foto kolase)
Suasana CFD Boulevard Makassar. Bagian kiri: tampak ramai warga yang beraktivitas di kawasan CFD. Bagian tengah: pengelola sedang memberikan arahan langsung di lokasi. Bagian kanan: sejumlah bak sampah baru telah disiapkan demi menjaga kebersihan kawasan. (Foto kolase)

“Kami selaku pengelola CFD Boulevard Makassar tanpa henti melakukan evaluasi dan pembenahan menuju yang lebih baik. Kebersihan dan kenyamanan bagi pengguna serta pemerhati CFD tetap menjadi prioritas pengelola,” ujar Enre kepada wartawan, Senin (17/8/2026).

Menurut dia, kritik dan masukan dari masyarakat menjadi bagian penting dalam proses perbaikan pengelolaan CFD ke depan.

“Terima kasih atas kritik dan masukannya. Semoga bisa menjadi acuan untuk memperbaiki CFD agar lebih baik dari sebelumnya,” katanya.

Selain penataan aktivitas, pengelola juga terus memperkuat edukasi kepada pedagang dan pengunjung terkait pentingnya menjaga ketertiban dan kebersihan.

Penyediaan serta penambahan sarana tempat sampah juga terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menciptakan kawasan CFD Boulevard yang lebih bersih.

“Edukasi terhadap ketertiban dan kebersihan berjalan tanpa henti, termasuk penambahan sarana bak sampah,” pungkas Enre.

Senada dengan hal tersebut, Pjs Ketua LPM Masale, Syahruddin, mengapresiasi langkah pengelola CFD Boulevard yang terus melakukan evaluasi dan pembenahan.

Menurutnya, keberadaan CFD harus tetap memberikan ruang yang nyaman bagi masyarakat untuk berolahraga, sekaligus membuka peluang ekonomi bagi pelaku UMKM dengan tetap mengedepankan ketertiban dan kebersihan.

“Pada prinsipnya, kami mendukung setiap upaya perbaikan yang dilakukan pengelola. CFD ini adalah ruang bersama, sehingga kenyamanan masyarakat, kebersihan, ketertiban, dan aktivitas UMKM harus berjalan secara seimbang,” ujar Syahruddin.

Syahruddin berharap evaluasi yang terus dilakukan dapat menjadikan pelaksanaan CFD Boulevard semakin baik ke depan, terutama dalam penataan pedagang dan menjaga kebersihan kawasan.

“Masukan dan kritik dari masyarakat tentu harus menjadi bahan evaluasi. Yang terpenting, semua pihak saling mendukung dan bersama-sama menjaga CFD Boulevard agar tetap nyaman, tertib, bersih, serta memberi manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.