Kontranews.id – Mahasiswi Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin, Rani Palangda’, yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) 114, melaksanakan Program Kerja Individu bertema “Edukasi dan Pembuatan Pupuk Organik Cair dari Bahan Lokal sebagai Inovasi Pertanian Berkelanjutan” di Desa Belawae, Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidenreng Rappang.

Kegiatan yang berlangsung di rumah Bapak Dusun 2 (Padang Pamekke) ini bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pembuatan pupuk organik cair (POC) menggunakan bahan lokal yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar.

BACA JUGA :  Mahasiswa KKNT Unhas Ajak Siswa SDN 35 Parepare Jadi Agen Peduli Lingkungan

POC diharapkan dapat menjadi alternatif ramah lingkungan yang membantu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mengurangi penggunaan pupuk kimia.

Pelatihan diikuti oleh petani dan warga setempat dengan antusias. Para peserta tidak hanya mendapatkan materi tentang manfaat pupuk organik cair, tetapi juga praktik langsung proses pembuatannya.

Sebagai tindak lanjut, masing-masing ibu dan bapak peserta dibekali brosur panduan lengkap terkait pembuatan POC agar dapat mempraktikkan kembali di rumah secara mandiri.

BACA JUGA :  Bisakah Sampah Plastik Jadi Paving Block? KKN Unhas Lasiwala Jawab Tuntas

Dalam kesempatan tersebut, Ibu Dusun 2 menyampaikan apresiasi atas kegiatan ini.

“Kami sangat berterima kasih kepada ananda Rani yang sudah membawa ilmu dan inovasi baru ke desa kami. Semoga pengetahuan ini bisa kami terapkan untuk meningkatkan hasil pertanian dan perkebunan di Belawae,” ujarnya.

Sementara itu, Rani Palangda’ mengungkapkan bahwa program ini dilaksanakan untuk mendorong inovasi berkelanjutan di sektor pertanian desa.

“Kegiatan ini saya laksanakan untuk membangun inovasi berkelanjutan, khususnya bagi masyarakat di sektor pertanian dan perkebunan Desa Belawae. Harapan saya, semoga program ini bisa bermanfaat untuk menghasilkan pupuk organik cair yang berkualitas, sekaligus mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya yang diterima media ini Selasa (12/8/2025).

BACA JUGA :  Inovasi Hijau: Mahasiswi KKNT 114 Unhas Olah Limbah Rumah Tangga Jadi Lilin Aromaterapi

Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan sumber daya lokal secara optimal dan menerapkan praktik pertanian yang lebih sehat, produktif, dan berkelanjutan.

(RL/ID)