Mahasiswa KKN memperkenalkan teknik pengemasan modern dan pelatihan pemasaran digital melalui media sosial dan marketplace, guna meningkatkan daya saing produk lokal ke pasar yang lebih luas.

Di bidang gizi, hadir pula inovasi “Puding Kelor Sehat” sebagai solusi edukasi pangan bergizi untuk mencegah stunting.

Program ini memanfaatkan potensi lokal daun kelor yang kaya nutrisi, diolah menjadi makanan yang disukai anak-anak dan mudah diterapkan oleh masyarakat.

BACA JUGA :  Mahasiswi UNHAS Kenalkan Puding Daun Kelor sebagai Cemilan Sehat Anti Stunting di Desa Maddenra

Tak hanya itu, mahasiswa juga menggagas produk kreatif berbasis minat generasi muda lewat program “Inochick: Kerupuk Kulit Ayam Camilan Gen Z”.

Kulit ayam yang sebelumnya dianggap limbah diolah menjadi produk bernilai ekonomi dengan strategi branding dan pemasaran digital yang kekinian.

Seminar ini menjadi momentum penting dalam menggaungkan semangat digitalisasi desa.

BACA JUGA :  Gula Merah Tak Lagi Jadul, Desa Maddenra Hadirkan Inovasi dan Digitalisasi UMKM

Mahasiswa KKN 114 berharap keempat program yang dipaparkan dapat menginspirasi dan melibatkan seluruh elemen masyarakat, dari pemerintah desa hingga warga, demi mewujudkan Desa Maddenra yang mandiri, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

(RL/ID)
Follow Berita Kontranews.id di Tiktok