GAN menyatakan siap menjalankan amanah Presiden Prabowo melalui berbagai upaya, termasuk memberikan pendampingan kelembagaan koperasi, pelatihan manajemen dan tata kelola profesional, serta mendorong keterlibatan pemerintah provinsi, kabupaten/kota, dan perangkat desa.

“Ketum GAN, Muhammad Burhanuddin, optimis bahwa dengan dukungan kementerian terkait, pemerintah daerah, perangkat desa dan masyarakat luas, Koperasi Merah Putih akan menjadi penggerak kemandirian ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,”ujarnya.

BACA JUGA :  Perjanjian Ekonomi Digital RI–AS Berlaku, Data WNI Masuk Skema Aliran ke Amerika

Saat ini, Satgas Kopdes Merah Putih telah mencatat sebanyak 103 koperasi percontohan di 38 provinsi yang siap diperkenalkan kepada publik secara daring/virtual.

Ekosistem koperasi ini telah dilengkapi dengan gerai sembako, apotek desa, klinik, gerai pupuk dan lainnya yang bertujuan memperkuat ekonomi desa secara menyeluruh.

Pendanaan koperasi percontohan berasal dari berbagai sumber, antara lain bank-bank Himbara, Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB), Bank Pembangunan Daerah (BPD), dan Koperasi Simpan Pinjam.

BACA JUGA :  Prabowo Puji Pejabat yang Kembalikan Anggaran, Tegur yang Suka Akal-Akalan

Adapun target besar program ini adalah memastikan 80% dari total 80.000 Koperasi Merah Putih sudah beroperasi aktif pada 28 Oktober 2025 mendatang.

Dengan semangat kolaboratif dan amanah dari Presiden, GAN berkomitmen penuh untuk memastikan bahwa Koperasi Merah Putih bukan hanya berdiri, tetapi juga berfungsi sebagai motor penggerak kemandirian dan kesejahteraan desa di seluruh penjuru Tanah Air.

BACA JUGA :  PDIP 2025–2030, Struktur Sudah Lengkap, Pengesahan Pemerintah Masih Ditunggu

(RT/ID)
Follow Berita Kontranews.id di Tiktok