Kontranews.id – Kelangkaan BBM dan LPG 3 kilogram kembali mendapat sorotan. Mahasiswa Universitas Bosowa (Unibos) melakukan aksi prakondisi di Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Jumat malam sekitar pukul 22.34 WITA.

Aksi tersebut dilakukan untuk menyoroti persoalan distribusi BBM dan LPG 3 kilogram yang menjadi kebutuhan masyarakat.

Dalam dokumentasi yang beredar, sejumlah kendaraan, termasuk truk dan kendaraan pengangkut lainnya, terlihat berada di lokasi. Sejumlah orang juga tampak melakukan pemeriksaan di sekitar kendaraan.

BACA JUGA :  ALASKA Utara Tantang Polres Ungkap Dugaan Mafia Solar dan Tambang Ilegal

Perwakilan mahasiswa mengatakan, persoalan kelangkaan tidak boleh hanya dilihat dari sisi masyarakat yang kesulitan mendapatkan BBM dan LPG. Jalur distribusi juga harus diperiksa agar pasokan benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak.

“Kami ingin persoalan ini dilihat dari hulu sampai ke hilir. Jangan hanya masyarakat yang terus disuruh antre dan menunggu. Distribusinya juga harus diawasi,” kata perwakilan mahasiswa.

Mahasiswa meminta pemerintah dan aparat terkait memperketat pengawasan terhadap kendaraan pengangkut, tujuan pengiriman, dokumen, hingga pihak yang menerima BBM dan LPG.

BACA JUGA :  Kadis Perhubungan dan Kasat Lantas Dinilai Gagal Atasi Dumk Truk Odol

Menurut mereka, pengawasan tidak cukup hanya dilakukan di SPBU maupun pangkalan. Jalur distribusi dari tempat pengambilan hingga tujuan akhir juga perlu diperiksa.

“Kalau memang ada penyimpangan, harus ditindak. Tapi kalau tidak ada pelanggaran, pemerintah juga harus menjelaskan kepada masyarakat bagaimana sebenarnya distribusi BBM dan LPG ini berjalan,” ujarnya.

Mahasiswa berharap persoalan kelangkaan BBM dan LPG 3 kilogram segera mendapat perhatian serius dari pemerintah.

BACA JUGA :  Mengerikan! Pelaku Akui Sudah Jual 9 Bayi dan 1 Anak Lewat Facebook dan TikTok

Mereka juga mendorong pengawasan dilakukan secara terbuka dan berdasarkan data serta bukti. Jika ditemukan pelanggaran, aparat diminta menindak sesuai ketentuan yang berlaku.

Bagi mahasiswa, pembenahan distribusi menjadi salah satu langkah penting untuk memastikan BBM dan LPG 3 kilogram tidak hanya tersedia di atas kertas, tetapi benar-benar mudah diperoleh masyarakat yang membutuhkan.