Kontranews.id – Tepuk tangan meriah mengiringi penutupan Seminar Hasil Program Kerja Tim Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Universitas Hasanuddin (Unhas) Gelombang 114 di Aula Kantor Kelurahan Sumpang Minangae, Jumat (8/8/2025).

Acara yang digelar pukul 14.00–17.00 WITA ini menjadi panggung terakhir bagi para mahasiswa untuk memaparkan hasil karya, inovasi, dan dedikasi mereka selama kurang lebih 45 hari mengabdi di tengah masyarakat.

Seminar ini menjadi ajang pemaparan capaian dari rangkaian program kerja mahasiswa selama menjalankan pengabdian di masyarakat, yang berfokus pada tiga bidang utama:

BACA JUGA :  Minimarket Kian Menggurita di Gowa, Bupati Didesak Setop Izin Baru Alfamart–Indomaret

1. Pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif, termasuk pendampingan pelaku usaha lokal dalam meningkatkan kualitas produk dan strategi pemasaran.

2. Pengelolaan sampah (TPS3RK), mengedukasi masyarakat tentang pemilahan, pengolahan, dan pengurangan sampah berbasis lingkungan.

3. Pencegahan stunting, melalui sosialisasi gizi, edukasi kesehatan, dan pemberian makanan tambahan bagi anak-anak.

Dalam sambutannya, Malik Alimul Fiqri Koordinasi tim KKNT 114 Kelurahan Sumpang Minangae menyampaikan bahwa seluruh program dirancang berdasarkan hasil observasi awal dan diskusi dengan masyarakat, sehingga mampu menjawab kebutuhan nyata di Kelurahan Sumpang Minangae.

BACA JUGA :  Program Pro-Rakyat yang Berbalik Menyengsarakan, Pertashop Jadi Beban Nasional

“Kami berharap capaian ini tidak berhenti di seminar, tetapi dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan oleh masyarakat secara mandiri,” ujar Malik Alimul Fiqri

Bagi Tim KKNT Unhas Gel. 114, acara ini bukanlah akhir, melainkan tanda dimulainya langkah baru.

Jejak program yang mereka tinggalkan di Sumpang Minangae diharapkan menjadi benih perubahan membentuk UMKM yang berdaya saing, lingkungan yang bersih, dan generasi yang sehat menuju Indonesia Emas 2045.

BACA JUGA :  Mahasiswa KKNT Unhas Ajak Siswa SDN 35 Parepare Jadi Agen Peduli Lingkungan

Seminar ditutup dengan sesi diskusi dan penyampaian saran dari warga, yang diharapkan menjadi masukan berharga untuk keberlanjutan program setelah masa KKN berakhir.

(RL/ID)
Follow Berita Kontranews.id di Tiktok