Kontranews.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas) Gelombang 114 Desa Lasiwala, Kecamatan Pitu Riwa, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) sukses melaksanakan program kerja inovatif.
Bertempat di SD Muhammadiyah Makkoring, tim KKN mengedukasi para orang tua siswa tentang solusi kreatif untuk mengatasi permasalahan sampah plastik yang kian memprihatinkan.
Program kerja yang dilaksanakan pada pagi hari ini, Senin (11/08/2025), berfokus pada “Sosialisasi Pembuatan Paving Block dari Sampah Plastik.” Kegiatan ini diprakarsai oleh Nurlaela Sainuddin, penanggung jawab program, dan melibatkan partisipasi aktif para orang tua siswa.
Dalam kegiatan ini, Nurlaela dan tim mendemonstrasikan secara langsung proses pembuatan paving block.
Sampah plastik seperti botol dan kemasan bekas dilebur dan dicetak menjadi paving block yang kokoh dan fungsional.
Proses ini tidak hanya menawarkan solusi praktis untuk mengurangi timbunan sampah plastik, tetapi juga berpotensi menjadi sumber pendapatan tambahan bagi masyarakat.

Antusiasme peserta, terutama para orang tua siswa, sangat tinggi. Salah satunya adalah Ibu Nurhayati, seorang warga Desa Lasiwala, yang mengungkapkan rasa terima kasihnya.
“Sosialisasi ini sangat bermanfaat. Saya akan menceritakan dan mengajarkan kepada orang lain bagaimana cara membuat paving block dari sampah plastik ini,” ujarnya.
Tidak hanya dari kalangan orang tua siswa, seorang mahasiswi dari UMS SIDRAP bernama Yayang yang turut hadir juga memberikan apresiasi.
“Sosialisasi ini sangat keren. Konsepnya kreatif dan solutif untuk masalah sampah di desa,” puji Yayang.
Sebagai penanggung jawab program, Nurlaela Sainuddin berharap melalui program kerja ini, masyarakat Desa Lasiwala dan sekitarnya dapat memanfaatkan sampah plastiknya dengan lebih baik lagi.
“Kami berharap, dengan adanya sosialisasi ini, masyarakat dapat meminimalisir sampah yang berserakan di lingkungan sekitar dan menjadikan sampah sebagai sesuatu yang bernilai,” pungkasnya.
Inisiatif ini menjadi bukti nyata bahwa sampah plastik bisa diubah dari masalah menjadi solusi, serta memberdayakan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.
(RD/ID)





