Kontranews.id – Sejumlah warga di kawasan Toddopuli 10, Kota Makassar, mengeluhkan buruknya layanan distribusi air bersih dari PDAM Makassar dalam sepekan terakhir.

Selain debit air yang sangat kecil, kondisi air yang keruh dan berbau memicu keresahan warga terkait pemenuhan kebutuhan sanitasi dasar.

Keluhan warga bukan tanpa alasan. Warga mengaku telah berulang kali melaporkan kondisi tersebut melalui kanal aduan resmi, namun hingga kini belum ada respons maupun tindakan perbaikan dari pihak terkait.

Surya, salah satu warga terdampak di Toddopuli 24, menyatakan bahwa kondisi ini telah berlangsung selama lebih dari tujuh hari tanpa ada solusi nyata dari pihak PDAM.

BACA JUGA :  Masjid Ashabul Jannah Selenggarakan Salat Idul Adha Perdana di DPK Sulsel

“Sudah lebih seminggu air mengalirnya sangat lambat, bahkan lebih lambat dari air kencing. Bukan cuma itu, airnya juga bau dan keruh. Kami sudah melapor berkali-kali lewat kanal aduan resmi, tapi sampai sekarang tidak ada respon sama sekali. Seolah-olah web aduan itu hanya formalitas kerja saja,” ujar Surya dengan nada kecewa, Senin (6/4/2026).

Senada dengan Surya, warga lainnya, Hadija, mengungkapkan bahwa kondisi krisis air bersih ini sangat mengganggu aktivitas rumah tangga, terutama untuk memasak dan mandi.

BACA JUGA :  Jejak Solar Subsidi Bulukumba ke Makassar Terbongkar, Aktivis Soroti Peran Perusahaan

Hadija juga menilai pihak PDAM tidak transparan terkait penyebab gangguan distribusi air yang terjadi di wilayah mereka.

Di sisi lain, Anchil, warga Toddopuli 10, menambahkan bahwa meskipun layanan distribusi air terganggu, kewajiban warga untuk membayar tagihan tetap berjalan normal setiap bulan.

Anchil mendesak manajemen PDAM Makassar agar segera turun langsung ke lapangan untuk melakukan perbaikan teknis.

“Kami ini pelanggan yang taat bayar. Kalau airnya keruh dan bau seperti ini, siapa yang mau tanggung jawab kalau warga jatuh sakit? Kami butuh tindakan segera, bukan sekadar janji atau website aduan yang tidak berfungsi,” tegas Anchil.

BACA JUGA :  Warung Mas Adji Buka Cabang ke-5 di Gowa, Sajikan Sate Legendaris dan Makan Gratis

Warga Toddopuli saat ini masih menunggu langkah konkret dari pihak PDAM Makassar. Jika dalam waktu dekat tidak ada perbaikan, warga berencana melakukan eskalasi pengaduan ke instansi pengawas pelayanan publik yang lebih tinggi guna menuntut hak mereka sebagai konsumen.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PDAM Makassar belum memberikan tanggapan atau respons atas konfirmasi terkait keluhan warga tersebut.

Editor : Dg Tojeng