INDONESIA DARURAT KORUPSI – Episode Satu
Sambut Hari Antikorupsi Sedunia, Selasa 9 Desember 2025
Pulo Lasman Simanjuntak

indonesia darurat korupsi
muntah darah sajakku
di atas meja pengadilan
bagian selatan negeri ini

tertulis: enam puluh miliar rupiah
dengan toga hukum keadilan
buat membeli makanan kaum gelandangan jalanan
makin kelaparan

indonesia darurat korupsi
sejak bumi disikat rakus
para tikus-tikus berdasi hitam
digerogoti republik ini
senilai seribu tujuh ratus triliun rupiah

maka tangisan kemelaratan
memecah ombak lautan
kecemasan
sel penjara bukan lagi
kuburan untuk kematian
para bajingan tetap berdansa
di atas tubuh penderitaan
rakyat
tak tenang lagi
untuk bisa makan
dengan dedaunan

indonesia darurat korupsi
para bajingan rakus makan sampah
senilai tujuh puluh sembilan miliar rupiah
baunya sangat busuk
menyebar sampai airmata
tangisan darah liar
kejam dan tak prikemanusiaan
sampai kapan
tiang negara akan dihancurkan
ada amarah dan dendam

Jakarta, 20 April 2025


INDONESIA DARURAT KORUPSI – Episode Dua

indonesia darurat korupsi
dirampok dari minyak mentah
perut bumi
dinikmati keluarga
oknum-oknum mafia migas
tanpa pernah berhenti

indonesia darurat korupsi
dengan mata nyala api
seperti hama tikus bajingan
dibakarnya mata uang
senilai seratus sembilan puluh empat triliun rupiah
yang dijarah dari peti-peti mati
milik para pendaki
tata niaga impor minyak
hasil korupsi
beranak-pianak

BACA JUGA :  APKAN RI Soroti Aroma Korupsi Anggaran Media Pemkab Gowa

indonesia darurat korupsi
tinggal menghitung cahaya matahari
investigasi penyidik selama ini
hanya tertidur
di atas gulungan karpet merah
dijilat rezim-rezim keji
tak suka deklamasi puisi
selalu makan daging mentah
busuk dan basi

indonesia darurat korupsi
aku tetap sendiri
masih berimajinasi
berjuta kali didendangkan dalam hati
pada jemari dan kaki negeri
diinjak-injak oligarki energi
dikendalikan hedonis
hingga hari ini

siapa masih punya mesin-mesin abadi
berjalan mundur untuk berbagi
tetapi bukan
hasil korupsi
mengoplos antara kebenaran
dan kepalsuan

tuan-tuan
tak punya harga diri
rakyat miskin makin menjadi-jadi

o, kasihan indonesiaku

Jakarta, Kamis 27 Februari 2025


INDONESIA DARURAT KORUPSI – Episode Tiga

di depan gedung dpr/mpr
hari ini
diserukan satu suara rakyat
: bubarkan dpr ri !

dari kejauhan aku masih
mendendangkan parodi politik
sambil menggendong matahari
terkapar
berlumuran darah

penderitaan dan kelaparan
jadi bersetubuh dengan pajak tinggi

oi, mau dikemanakan republik ini?
kibarkan terus bendera merah putih
lalu sama-sama kita bertanya
kepada ribuan langit hitam
terpampang di depan mata
orang-orang rakus dan pejabat munafik

mengapa terjadi korupsi lagi
aku bertanya
engkau harus menjawab
sampai kapan
berakhir semua
mitos kejahatan luar biasa

BACA JUGA :  Rekor Jokowi, Menteri Korupsi Lebih Banyak daripada Prestasi Kabinet

Jakarta, Senin, 25 Agustus 2025


SAJAKKU MENULIS INDONESIA MAKIN GELAP

sajakku menulis
indonesia makin gelap
di depan cermin rakyat
turun ke jalan
bawa bendera hitam di tangan kanan
akar kepahitan
dilukis dalam hujan

lantaran kenaikan harga pangan
kelangkaan gas buatan
phk serabutan
jutaan orang kehilangan pekerjaan
anak-anak tak lagi duduk tenang
di bangku pendidikan

kelaparan mulai disampaikan
lewat nyanyian anak-anak jalanan

anak-anak sekolahan
dijanjikan makan siang bergizi tinggi
sehat dan gratis
meluncur dari mulut awan
dibayar dengan uang
dilunasi dengan utang

sajakku menulis
indonesia makin gelap
dijual lautan
digadaikan langit buatan

proyek mercusuar kembar
disuntik koruptor
mata duitan
seribu tujuh ratus triliunan
dengan hukuman cambuk liar
paling ringan

mau dibawa kemana
bila negaraku terpecah belah
tanpa airmata
menyemburkan darah
di tanah belum merdeka

seratus hari hanya bisa didaki matahari
dengan caci maki
berulangkali pasti terjadi

cuci darahmu indonesiaku
dengan roh rendah hati
untuk raih satu kata
kemenangan abadi

sampai pada akhirnya
perlahan tanpa ada ketahanan
republik ini mati
ditelan mulut bumi
sakit hati

Jakarta, Rabu, 19 Februari 2025


KORUPSI DI NEGERI TELAPAK KAKI

korupsi di negeri telapak kaki
sudah dibungkus
jadi kejahatan ekonomi

luar biasa
kerugian bangsa ini
membuntingi kemiskinan
menikam perut-perut busung lapar

BACA JUGA :  Kejari Takalar Diduga Terlibat! Proyek Irigasi Rp1,5 M Retak Sebelum Pakai

meledak suara rakyat
di gedung-gedung parlemen
dan penjaga keamanan
tanpa seragam
tanpa senjata
dibakar amarah gas air mata

penjarahan senantiasa
diiringi koor nyanyian
dibenturkan di media sosial

seratus triliun rupiah sepanjang tahun
seribu triliun rupiah sepanjang sepuluh tahun
dapat kenyangkan anak-anak jalanan

kami, atas nama rakyat tertindas
masih setia bersedekah
di bawah terik matahari

tubuhnya dilindas
sampai tak punya ibu jari
menghisap darah sendiri
untuk sepiring nasi
dan sepotong ikan asin

hanya itu
yang kami punya

Jakarta, Jumat, 5 September 2025


Biodata Penulis

Pulo Lasman Simanjuntak, lahir di Surabaya 20 Juni 1961, telah menerbitkan ratusan karya puisi dalam 7 buku antologi tunggal dan 50 antologi bersama. Karyanya dimuat di lebih dari 23 media cetak dan 300 media online, serta dipublikasikan di Malaysia, Singapura, Brunei, Timor Leste, Bangladesh, dan India. Beberapa puisinya diadaptasi menjadi tembang puitik musik klasik oleh Ananda Sukarlan.

Bekerja sebagai wartawan, bermukim di Pamulang, Kota Tangerang Selatan. Aktif membacakan puisi di Pusat Kesenian Jakarta, RRI, Cafe Sastra Balai Pustaka, dan berbagai komunitas sastra di Jabodetabek.

Kontak & Media Sosial

  • WA: 08561827332
  • Facebook: Bro
  • Instagram: Lasman Simanjuntak
  • TikTok: Lasman Simanjuntak
  • YouTube: Lasman TV