Kontranews.id – Desa Teteaji di Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidenreng Rappang, kini mengambil langkah besar menuju era digital.

Hal ini ditandai dengan terciptanya sebuah sistem data terpadu dan portal informasi desa yang dibangun oleh seorang mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas) Gelombang 114.

Mahasiswa dari Jurusan Matematika tersebut, Putu Hendy Wahyuguna, merancang dan mengimplementasikan sistem ini dari nol sebagai jawaban atas tantangan administrasi desa yang sebelumnya masih bersifat manual.

Puncak dari program ini adalah sesi pelatihan yang ditujukan kepada seluruh aparatur desa, dan dihadiri langsung oleh Kepala Desa Teteaji, Andi Muh. Gusli. C, pada Selasa, 12 Agustus 2025.

BACA JUGA :  KKN Tematik Literasi UNHAS Gagas Budaya Membaca di Galesong Utara

Program kerja yang diusung Hendy, “Pengembangan Portal Informasi dan Sistem Data Terpadu Desa Teteaji,” berawal dari pengamatannya terhadap proses kerja di kantor desa.

Ia melihat perangkat desa masih harus memilah tumpukan berkas fisik untuk mencari data kependudukan, sebuah proses yang memakan waktu dan tenaga.

Memanfaatkan latar belakang keilmuannya, Hendy membangun arsitektur digital yang terdiri dari dua komponen utama:

Sistem Data Terpadu: Sebuah basis data (database) terpusat yang dibangun menggunakan Google Sheets.

Ia merancang struktur data, mengoordinasikan pengumpulan data dari 22 mahasiswa KKN lainnya, dan melakukan pembersihan data untuk menjamin validitas. Kini, staf desa dapat mencari data warga dalam hitungan detik.

BACA JUGA :  Mahasiswa KKN Unhas Galakkan Edukasi Pengelolaan Sampah Plastik di Macolli Loloe

Portal Informasi Desa: Sebuah website informasi desa di alamat sites.google.com/view/portal-desa-teteaji/ yang berfungsi sebagai wajah digital desa.

Portal ini menampilkan profil, data desa, berita, peta, dan hal lainnya yang berkaitan tentang desa secara visual dan mudah diakses oleh publik.

Sebagai langkah kunci keberlanjutan, Hendy menggelar pelatihan intensif untuk memastikan seluruh perangkat desa mampu mengoperasikan sistem tersebut secara mandiri, mulai dari mengelola data hingga memperbarui konten website.

Kepala Desa Teteaji, Andi Muh. Gusli. C, mengapresiasi inovasi yang dihadirkan.

BACA JUGA :  KKN Unhas 114 Dorong UMKM Desa Go Digital Lewat Sosialisasi dan Pendaftaran QRIS

“Atas nama pemerintah desa, saya mengucapkan terima kasih. Sistem data dan portal ini sangat membantu dan menjawab kebutuhan kami. Pekerjaan yang tadinya memakan waktu kini menjadi jauh lebih cepat, sehingga kami bisa lebih fokus memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat,” ujar Andi Muh. Gusli. C.

Proyek ini menjadi contoh nyata bagaimana program KKN dapat menghadirkan solusi konkret dan modern, yang tidak hanya menyelesaikan masalah, tetapi juga memberikan aset digital berharga yang dapat terus dimanfaatkan oleh desa untuk jangka panjang.

(RL/ID)