Kontranews.id – Suasana hari pertama masuk sekolah di SD Negeri Parinring, Kecamatan Manggala, Makassar, berlangsung penuh keceriaan.

Dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), guru dan murid baru tampak berjoget bersama di halaman sekolah, menciptakan ikatan hangat sejak awal.

MPLS tahun ajaran 2025/2026 di SD Parinring ini memang dirancang dengan pendekatan humanis dan ramah anak.

Anak-anak baru, terutama siswa kelas 1, diajak mengenal lingkungan sekolah melalui aktivitas menyenangkan, bukan tekanan.

BACA JUGA :  Didobrak dan Dipukul Massa, Dewi Kehilangan Emas dan Kesadaran

Salah satunya adalah sesi joget bersama yang mengundang tawa dan semangat baik dari murid maupun orang tua yang hadir.

Plt Kepala UPT SPF SD Negeri Parinring, Andi Etty Cahyani, S.Pd, M.Pd, menyampaikan bahwa pihak sekolah memang memberi kelonggaran kepada murid baru, termasuk dalam hal seragam.

“Anak-anak diperbolehkan tidak menggunakan seragam putih merah, yang penting rapi,” kata Andi Etty Cahyani.

Hal ini sejalan dengan program Pemkot Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin, yang menjanjikan bantuan dua pasang seragam gratis bagi siswa baru.

BACA JUGA :  Makassar Panas! Lagu Kontroversial Bikin Udhin Leaders Turun ke Jalan

Beberapa orang tua memilih menunggu bantuan tersebut, sementara lainnya hanya membeli satu pasang sebagai cadangan.

Tahun ini, SD Negeri Parinring menerima 56 murid baru yang dibagi ke dalam dua rombongan belajar (rombel).

Selain kegiatan ceria seperti joget bersama, sekolah juga menerapkan kebijakan baru soal penggunaan seragam.

“Seragam putih merah dipakai Senin sampai Kamis. Pada hari Jumat menggunakan busana muslim. Sedangkan hari Sabtu, pakai baju Pramuka,” papar Andi Etty Cahyani.

BACA JUGA :  GAN Sulsel Teken MoU dengan 3 Kepala Daerah Kawal Program Prabowo-Gibran

Sebagai sekolah penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG), SD Parinring juga berkomitmen menjaga kesehatan dan pertumbuhan anak sejak dini.

Kegiatan MPLS yang dipenuhi dengan keceriaan seperti joget bersama, semakin memperkuat kesan bahwa sekolah bukanlah tempat yang menakutkan, melainkan rumah kedua yang menyenangkan.

(RT/ID)
Follow Berita Kontranews.id di Tiktok