Kontranews.id- Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Bone sejak malam hingga pagi hari menyebabkan banjir di sejumlah titik, termasuk di wilayah Tonra Libureng, yang terletak di sepanjang jalan poros Bone–Sinjai.

Air meluap dari saluran irigasi dan sungai kecil yang tak mampu menampung debit air hujan, hingga menggenangi rumah-rumah warga serta persawahan di sekitar area tersebut.

BACA JUGA :  Aksi Gelap Debt Collector, Mobil Disita, Mitra Moladin Hilang Jejak

Ketinggian air dilaporkan mencapai lutut orang dewasa di beberapa titik, membuat aktivitas warga terganggu dan akses jalan poros menjadi tersendat.

Beberapa pengendara yang melintas terpaksa memperlambat laju kendaraan atau memutar balik karena genangan cukup dalam.

Sementara itu, petani setempat mengaku khawatir gagal panen akibat sawah mereka yang sudah terendam air sejak pagi hari.

BACA JUGA :  RUU Perampasan Aset Mandek, KPK Desak DPR Gerak Cepat

“Air tiba-tiba naik sekitar subuh, kami tidak sempat selamatkan barang-barang di rumah,” ujar salah satu warga Tonra yang rumahnya ikut terdampak. Sabtu (5/7/2025)

Hingga siang hari, air masih menggenangi sebagian besar area pemukiman dan lahan pertanian.

Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan memberikan bantuan, terutama untuk mengatasi saluran air yang tersumbat dan mempercepat proses surutnya banjir.

BACA JUGA :  Trotoar Disalahgunakan Jadi Area Dagang di Gowa, Aparat Turun Tangan

Editor : Darwis
Follow Berita Kontranews.id di Tiktok