Kontranews.id, Jakarta – Belakangan ini, beredar luas foto dan video yang menunjukkan perubahan mencolok pada wajah dan leher Presiden RI ke-7, Joko Widodo (Jokowi).

Muncul spekulasi bahwa mantan orang nomor satu di Indonesia tersebut tengah berjuang melawan penyakit langka bernama Sindrom Stevens-Johnson (SJS)—sebuah gangguan serius yang menyerang kulit dan selaput lendir.

Spekulasi ini muncul lantaran terlihat bercak-bercak hitam di wajah Jokowi, yang menurut beberapa pengamat medis, bisa jadi merupakan gejala dari reaksi autoimun.

Walau belum ada pernyataan resmi, dugaan ini mengundang kekhawatiran publik mengenai kondisi kesehatannya.

BACA JUGA :  Beathor Tuding Jokowi Korupsi dan Simpan Uang di Bunker Rumah Pribadi

Sindrom Stevens-Johnson sendiri dikenal sebagai reaksi parah akibat alergi obat atau infeksi virus.

Gejalanya meliputi ruam yang menyebar, lepuhan di kulit, hingga pengelupasan lapisan kulit secara menyakitkan.

Jika tidak segera ditangani, SJS dapat menyebabkan komplikasi serius dan berisiko fatal.

Penanganan penyakit ini tidak bisa dianggap sepele. Pasien yang terdiagnosis biasanya memerlukan perawatan intensif di rumah sakit, termasuk penghentian obat pemicu, pemberian cairan dan nutrisi melalui infus, serta pemantauan ketat terhadap fungsi organ vital.

BACA JUGA :  Syahganda Curigai Dana Judi Online Mengalir ke Pemerintahan Jokowi

Penggunaan antibiotik juga kerap dilakukan untuk mencegah infeksi sekunder yang bisa memperburuk kondisi.

Meskipun belum ada konfirmasi resmi dari pihak terkait, kabar ini telah memicu perbincangan luas di media sosial dan ruang publik.

Berbagai tanggapan netizen pun bermunculan, mulai dari simpati hingga kekhawatiran.

“Saya sedih lihat kondisi Pak Jokowi sekarang. Semoga beliau segera pulih kalau benar sakit,” tulis akun @Nur***di platform X. Rabu (4/6/2025)

“Bercak di wajah Jokowi bikin khawatir, jangan-jangan autoimun serius,” komentar akun @Indo***.

BACA JUGA :  Polisi Tangkap Alumni SMAN 12 Bandung Diduga Rekam Toilet Siswi dengan CCTV

“Kita boleh beda pilihan politik, tapi soal kesehatan, kita doakan yang terbaik untuk beliau,” tulis netizen lainnya di kolom komentar Instagram.

Masyarakat berharap, jika benar Jokowi tengah mengalami kondisi medis tertentu, ia segera mendapatkan penanganan terbaik dari tim medis yang kompeten.

Sejauh ini, belum ada klarifikasi resmi dari pihak Istana Kepresidenan atau keluarga mantan presiden tersebut. Spekulasi pun terus berkembang di tengah keresahan publik. (***)